Kamis, 20 Mei 2021

Ada yang bilang kalo orang yang segala sesuatu selalu dikaitkan mitos -atau mistis- merupakan orang kuno yang harusnya sudah lenyap ditelan zaman. Tidak boleh beli garam malam hari, silet juga, lewat jalan angker harus klakson, dan hal semacam itu sudah dikata tak lumrah di zaman now. Lalu apakah kedutan di mata saya ini juga sudah hilang makna mistis yang sebenarnya bagus artinya itu?

Kata orang jika ada kedutan di mata berarti ada yang mengingatmu. Ada orang yang memikirkanmu.

Sudah beberapa hari ini mata kiri saya berkedut. Kedutan yang tidak sebentar-sebentar, malah selalu.

Awalnya diabaikan, tapi lama-lama saking seringnya, saya jadi otomatis mencari sebab musababnya. Dan ditemukanlah kalimat ada yang memikirkan -alih alih mengharapkan rindu. Arti yang serba tak pasti itu membawa saya khayal lebih lagi. Saya bahkan menentukan -lebih tepat menuntut-  harus orang itu. Seseorang yang entah ada di rimba mana kakinya berpijak.

Pede sekali memastikan orang itu. Memang pasti dia yah? Namanya juga mistis, yang penting berarti ada yang ingat dan tidak membatasi kriteria, ya suka-suka saya lah untuk berfantasi. Atau mungkinkah wanita yang adalah bintangnya pembuat luka itu yang mengingat saya. Mungkin juga. Kalau saja dia, maka segala luka yang diberi berulang itu dapat dikata topeng dari rasa cinta yang disembunyikannya. Apapun kenyataannya, biar saja membingungkan pikiran. Yang penting ada seseorang yang mengingatku dikejauhan. Semoga benar merindukanku.

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Berkunjung,

Mohon Tinggalkan Komentar Yang Konstruktif // Hanya Komentar Yang Berkualitas & Sesuai Dengan Isi Artikel Diatas Yang Akan Ditampilkan // Mari Saling Membangun

Salam (^^)